Program Studi PIAUD

“Menjadi Penyelenggara Pendidikan Guru Anak Usia Dini Profesional, Berwawasan dan berkarakter Islami serta berjiwa Entrepreneur”

Program Studi PAI

Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2022-2023 Program Studi PAI

Informasi Pendaftaran

Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2022-2023, Contact Person: 081271188121 atau 081363880146

Prosesi Wisuda Tahun Akademik 2016-2017

Pemberian Penghargaan dari Bupati Indragiri Hulu Pada Prosesi Wisuda Tahun Akademik 2016-2017

Orientasi Pengenalan Akademik Kampus

Pengenalan Lingkungan Kampus

Tampilkan postingan dengan label Kemahasiswaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kemahasiswaan. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 September 2019

MAPALA Madinatun Najah Laksanakan Upacara 17 Agustus di Desa Anak Talang

MAPALA Madinatun Najah berkolaborasi dengan dua organisasi diluar kampus diantaranya My Trip My Adventure Indragiri Hulu (MTMA INHU), Perguruan Pencak Silat Setia Hati (PSHT) kecamatan Batang Cenaku, dan pemuda setempat, melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati HUT RI ke 7.
Puluhan pemuda dengan semangat melaksanakan upacara Bendera dengan penuh hikmat ini dilaksanakan mulai Jum'at pagi hingga sabtu sore, dan ditutup dengan beberapa agenda dari masing-masing organisasi.

Mahasiswa Pencinta Alam (MAPALA) Madinatun Najah Rengat ini terbentuk pada 23 Maret 2019 dengan strukur Organisasi sebagai berikut: Agus Salim sebagai ketua, Obie Batama Putra sebagai wakil dan HMD Ayub Azhari sebagai sekretaris

Mahasiswi STAI Madinatun Najah Wakili Kabupaten Indragiri Hulu pada acara Festifal Budaya Melayu 2019

Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Riau, Dinas Kebudayaan Provinsi Riau menggelar Festival Budaya Melayu 2019. Berbagai kesenian dan pameran kuliner masyarakat Riau akan ditampilkan dalam festival yang berpusat di Taman Budaya Provinsi Riau 22-24 Agustus 2019.
Dalam Festival ini juga menampilkan permainan rakyat dari 12 kabupaten dan kota, seperti permainan kaki anggau, tarompa panjang, dan gasing serta melakukan pameran kuliner se-Provinsi Riau.
Acara ini dibuka oleh Gubernur Riau yang diwakili Oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Bpk. Ahmad Syahrofi
Mahasiswi STAI Madinatun Najah atas nama Rita Agustin, Mahasiswi semester 3, mengikuti Festifal Budaya Melayu 2019 mewakili Kabupaten Indaragiri Hulu. Membawakan Nandung dan Musik Tradisi "Berarak".

Mahasiswi STAI dalam sebuah karya

Selamat kami ucapkan kepada Revi Nur’aini mahasiswi STAI Madinatun Najah Rengat semester Akhir, atas karya tulisnya yang masuk kategori 500 karya terbaik dari 4.000 peserta. Karyanya dikemas bersama dalam satu buku berjudul "Lilin yang Tak Pernah Padam" dan diterbitkan bersamaaan dengan penulis terkenal “Khrisna Pabichara” pada event 1 Tanggal 10-12 Juni 2019 dan Event 2 Tanggal 14-31 Juli 2019.

Mahasiswi STAI Madinatun Najah Torehkan Prestasi

Selamat kami ucapkan kepada Mahasiswi-mahasiswi kami atas nama Nurhikmah dan Halimah Sari (Mahasiswi semester V Program Studi Pendidikan Agama Islam) STAI Madinatun Najah Rengat, sebagai penulis terpilih pada Lomba Cipta Puisi Nasional 05, Azizah Publishing yang diselenggarakan pada 29 Juni-29 Juli 2019, yang terangkum dalam sebuah buku bertema "Kita". Dua bersaudara yang wajib untuk diapresiasi karyanya. Sedangkan Halimah sari sebelumnya juga telah lebih dulu yang puisinya terpilih untuk dicetak bersama rekan penulis lain, menjadi sebuah buku berjudul "RUMAH KITA" dalam Lomba Cipta Puisi Nasional 5 Azizah Publishing pada 20-31 Agustus 2019. Selamat sekali lagi bagi mereka Berdua, Teruslah berkarya,..

 "Jangan menunggu terinspirasi baru menulis tapi menulislah maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu. Kalau tidak mulai, kita tidak akan pernah bisa. Kalau tidak bisa, kita tidak akan pernah memulai. Kalau tidak memulai, kita tidak akan pernah berubah dan satu hal yang sulit dalam dunia tulis menulis adalah memulai.."

Terseok dia dipadang lumpur, bermandi darah kulit tergores duri
Bangkit melawan atau lemah runtuh lapuk dimakan api
Ini bukan takdir kawan, bukan..
Ini pilihan.. Mati dalam lumpur menunggu rotan..
Atau bangkit hidup dengan seutas akar rumput yang digenggam..
(Salam Ketua LPM)

Minggu, 14 Oktober 2018

Menyambut Tahun Baru 1440 H


Yayasan Pendidikan Agama Islam Rengat (YPAIR) melakukan penyambutan 1 Muharam (1440 H) yang dilakukan setiap tahun dengan melakukan Pawai dan bagi-bagi telur merah ke sesama warga kota Rengat, setidaknya Sebanyak 3000 telur merah dibagikan kepada warga kota Rengat.
Acara rutinan tersebut dilakukan setiap tahun dalam rangka menyambut tahun baru Hijriyah. Pawai diikutri oleh lembaga pendidikan yang berada dalam naungan Yayasan Pendidikan Agama Islam Rengat (YPAIR) diantaranya adalah, MTs Madinatun Najah, MA Madinatun Najah dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madinatun Najah Rengat. 
Dalam peringatan menyambut tahun baru Hijriyah 1440 H tersebut dihadiri pula oleh Kakankemenag Kab. Inhu Drs. H. A. Karim, M.Pd.I., Kasi Penmad H. Alpendri, S.Ag.,M.Pd.I. dan STAF. Pawai Keliling Kota Rengat Dalam Penyambutan 1 Muharram 1440 H / 2018 yang dilaksanakan oleh YPAIR Madinatun Najah Rengat. Dimana pada kegiatan tersebut Kakankemenag beserta seluruh undangan dan Pengurus YPAIR melepas secara resmi Rombongan Pawai tersebut. Senin, 10 September 2018.

Mahasiswa STAI sabet Juara pada MTQ tingkat Kabupaten Indragiri Hulu ke 48

Pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 48 Tingkat Kabupaten Indragiri Hulu, Kecamatan Rengat kembali ditunjuk sebagai penyelenggara (tuan rumah) pada tahun 2018 ini, akan tetapi dengan lokasi yang berbeda pada tahun sebelumnya, jika tahun 2017 MTQ dilaksanakan di Desa Kampung Pulau Kecamatan Rengat, untuk tahun ini dilaksanakan di Desa Rantau Mapesai Kecamatan Rengat.
Kafilah Kecamatan Rengat mengirim peserta sebanyak 36 orang yang terdiri dari 19 orang laki-laki dan 17 orang perempuan, hampir mengikuti semua cabang lomba dengan semangat mempertahankan prestasi tahun yang lalu sebagai Juara Umum MTQ Tingkat Kabupaten Indragiri Hulu.
Tiga Mahasiswa STAI Madinatun Najah Rengat menyabet beberapa Tropi pada cabang Musabaqah Makalah Quran (MMQ). REVI NURAINI Mahasiswi semester 7 mendapatkan JUARA 1, NAZARIAH, mahasiswi Semester akhir dengan mendapatkan juara 3, dan YUDISTIRA Mahasiswa semester 3 mendapatkan JUARA 3 pada MTQ Ke-48 Tingkat Kabupaten Indragiri Hulu ini.
Semoga dengan keikut sertaan mahasiswa-mahasiswa dalam ajang pengembangan prestasi seperti MTQ tingkat kabupaten ini dapat memacu prestasi mereka menjadi lebih meningkat.
 

Minggu, 13 Mei 2018

Membangun Karakter Mahasiswa yang cerdas dan kreatif menuju Masyarakat Kampus yang Kompetitif

Dosen dan Mahasiswa STAI Madinatun Najah Rengat berpartisipasi dalam Seminar yang diselenggarakan oleh STAI Nurul Falah Air molek, dengan tema Membangun Karakter Mahasiswa yang cerdas dan kreatif menuju Masyarakat Kampus yang Kompetitif yang diselenggarakan di Aula Tamsir Lantai 2, Kantor Bupati Kabupaten Indragiri Hulu pada hari Rabu, 9 Mei 2018. Acara ini dihadiri oleh beberapa dosen dan mahasiswa dari 8 perguruan tinggi yang ada di kabupaten Indragiri Hulu. Prof.Dr.H. Sudirman M. Johan, M.A (mantan Direktur Pasca Sarjana UIN Suska RIAU) dan Instiawati Ayus, SH,MH (Anggota DPD RI) sebagai pembicara dalam Acara ini.
Prof. Sudirman menekankan pembedahan karakter melalui pendekatan tauhid, seiring dengan berbagai problematika yang berkaitan dengan degradasi nilai yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini. Sedangkan Ibu Instiawati Ayus, SH, MH lebih menekankan motifasi bagi mahasiswa untuk membangun jiwa entrepreneurship.
Disela-sela acara, Kadisdikbud Inhu, H. Ujang Sudrajat SP, M.Si berpesan bahwa seluruh aula yang ada di kantor bupati indragiri hulu bisa digunakan oleh mahasiswa ataupun perguruan tinggi untuk kepentingan pendidikan, seminar dan sejenisnya secara geratis.

Mahasiswa STAI Madinatun Najah Rengat Ikuti Sosialisasi PANWASLU-INHU

PANWASLU kabupaten Indragiri Hulu menyelenggarakan Sosialisasi Pengembangan Pengawasan Pemilu Partisipatif Bagi Organisasi Keagamaan, Organisasi Masyarakat dan Organisasi Kepemudaan se Kabupaten Indragiri Hulu pada 8 Mei 2018, di Wisma Ferdi kelurahan Pematang Reba.
Hal ini dilaksanakan sebagai upaya mengajak keterlibatan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Indragiri Hulu untuj terlibat dalam rangka pengawasan jalannya proses Pemilihan Umum (Pemilu) dan upaya mendongkrak partisipasi dalam rangka pengawasan Pemilu. Pengawasan Pemilu Partisipatif sesuai amanat UU 7 tahun 2017. Dalam kesempatan ini Akhmad Khairudin (Ketua Panwaslu Inhu) mengatakan Bersama rakyat awasi penyelenggaraan Pemilu, Ada penyelenggara dan pengawas yang ikut bermain, maka perlu pengawasan partisipatif dari masyarakat dan media, karena Panwas ruang gerak dan anggotanya terbatas.
Dalam acara ini, dihadiri oleh 55 organisasi yang berada di kabupaten Indragiri Hulu, yang terdiri dari organisasi keagamaan, organisasi kemasyarakatan, dan organisasi pemuda. 
Hal ini menjadi alasan yang sangat logis bagi seluruh masyarakat Indonesia secara umum, khususnya Masyarakat kabupaten Indragiri Hulu untuk ikut berpartisipasi dalam Pemilihan Umum, dan menjaga ketertiban atas terselenggaranya Pesta Demokrasi di Indonesia. Sebagaimana Pesan Maha Guru PLATO yang mengatakan "Salah satu hukuman untuk orang yang menolak berpartisipasi dalam Politik adalah Akhirnya diperintah oleh yang lebih Inferior dari dirinya". Dari pernyataan Plato tersebut jelas kiranya bahwa jika siapapun yang menolak untuk berpartisipasi dalam pemilu, maka konsekuensi yang ia dapat adalah mau tidak mau dia akan dipimpin oleh seorang pecundang yang kebetulan suara pemilihnya lebih banyak dari Superior yang kebetulan kalah dalam suara.

Raih Prestasi Pekan Ilmiah Olahraga dan Seni

Dalam rangka memperingati Milad Dwi Dasawarsa Kopertais 12 Wilayah Riau-Kepri menyelenggarakan Pekan Ilmiah Olahraga dan Seni (PIOS) yang berlangsung pada tanggal 22-28 Oktober 2017 yang diikuti oleh 36 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta se RIAU dan Kepulauan Riau, yang di selenggarakan di Batam.
Berbagai macam perlombaan diperlombakan sebagai ajang kompetisi antar kampus yang berada dibawah naungan Kopertais 12 Riau Kepri. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Kepri, Drs. H. Nurdin Basirun,S.Sos.M.Si dengan ditandai oleh penekanan sirine dan pelepasan Balon ke udara yang disaksikan pula oleh Walikota Batam, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Kepri dan Kota Batam, segenap Undangan dan peserta kegiatan yang merupakan perwakilan dari 36 perguruan tinggi Islam swasta dibawah Kopertais wilayah XII Riau dan Kepri.

Dalam sambutannya, Gubernur Kepri menyampaikan ucapan terima kasih atas terpilihnya Kota Batam sebagai Tuan Rumah PIOS VI ini, sekaligus apresiasi terhadap perhelatan yang memiliki maksud silaturrahmi dan koordinasi dari segenap peserta dan official dapat terbangun, sekaligus mengukur kemampuan akademik yang dimiliki seluruh perguruan tinggi islam swasta yang ada dibawah Kopertais Wilayah XII Riau – Kepri.

Berdasarkan Nomor: 01/SK/K-XII/X/2017, menetapkan pemenang masing-masing cabang perlombaan yang telah diselenggarakan pada PIOS-XI Batam, dan STAI Madinatunnajah meraih juara I (satu) pada cabang LKIM Kategori Putri oleh saudari Nazariah, Juara III Pada Cabang Perlombaan M2IQ oleh Saudara M.Ilham Syah yang juga meraih harapan I (satu) pada Cabang Perlombaan LKIM Kategori Putra.

Selasa, 27 Februari 2018

Seminar Motivasi Pendidikan dan Kewirausahaan


(Rengat),- Seminar Nasional Motivasi Pendidikan dan Kewirausahaan di Kabupaten Indragiri hulu (Inhu), resmi dibuka. Acara seminar ini mengusung Tema "Bagaimana Sukses Semuda dan Semudah Mungkin". Dalam acara ini di selenggarakan oleh Riau Enterprenuer Club bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madinatun Najah Rengat. Peserta yang hadir dalam seminar ini berjumlah kurang lebih 200 orang dengan tingkatan (SMA/SMK), dan beberapa sekolah tinggi di wilayah Rengat (STIA,STTI,AKPER). Tidak hanya itu seminar ini juga d iikuti oleh masyarakat umum yang ada dikota Rengat. Acara ini dilaksanakan di Gedung Dang Purnama Rengat jalan Bupati Tulus Kelurahan pasar kota Kecamatan Rengat Kabupaten Inhu, Minggu (25/02/2018) pada pukul 08.00-s/d 13.00 Wib. Seminar yang bertemakan "Bagaimana Sukses Semuda dan Semudah Mungkin" dengan sasaranya adalah pemuda/pemudi yang ada di kabupaten Inhu khususnya yang ada dikota Rengat agar mempunyai jiwa usaha yang bisa membuka lapangan pekerjaan dan juga mampu bermanfaat bagi dirinya sendiri. Acara ini dihadiri oleh Drs. Ahmad Arif Ramli, M.Pd.i (anggota Komisi IV DPRD Kab.Inhu), Hj.Isnidar (Dinas Pendidikan), Danramil 01/Rengat, Kapten Inf Kadarisman, Zulkarnain. M.Pd.I. (ketua LPPM STAI Rengat), As'adut Tabi'in. M.Pd.I. (ketua LPM STAI Rengat). 
Ibu Hj.Isnidar membuka secara resmi acara Seminar Nasional Motivasi Pendidikan dan Kewirausahaan. Dalam pidato beliau menyampaikan kepada peserta seminar agar mudah untuk menyadari pentingnya sukses diusia dini, mandiri dan bisa membantu orang tua. Beliau juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas terselenggaranya kegiatan seminar ini. Selain itu kepada motivator diharapkan agar memberikan motivasi kepada generasi muda agar memacu semangat dan mau berbuat demi kemajuan bangsa. Dalam sambutan ketua umum Riau Enterprenuer Club Randi Erizal, CPS menyampaikan agar mahasiswa tidak hanya menunggu lowongan pekerjaan tetapi harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan nantinya dalam menghadapi tantangan hidup yang akan semakin berat karna persaingan yang semakin ketat, apalagi dengan mengahadapi pasar global. Acara seminar ini juga memberikan piagam penghargaan kepada STAI Madintaun Najah Rengat karna sudah membantu sehingga acara ini berjalan dengan baik. Adapun yang bertindak sebagai narasumber dalam seminar ini yakni Mr.Randa Erizal. Amd.Kep CH,Cht, Cps.
Acara yang berlangsung dimulai sejak pukul 10.00 WIB ini berlangsung dengan baik dan peserta sangan semangat dalam berpartisipasi dalam acara tersebut.

Sabtu, 24 Februari 2018

Seminar Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa identik dengan karya tulis ilmiah dan Produk keilmuan ini biasanya diperkenalkan di bangku kuliah dan terus dilatih selama proses pembelajaran. Pentingnya karya tulis ilmiah ternyata tidak hanya dirasakan oleh orang yang bersangkutan, tetapi juga oleh seluruh orang yang berkecimpung dalam hal penelitian dan keilmuan. Manfaatnya lebih besar dari sekadar menyimpulkan hipotesis dan menjawab permasalahan.
Pentingnya karya tulis ilmiah adalah melatih mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan ini. Dengan membiasakan diri untuk membaca efektif, mereka akan mampu menyaring informasi serta memilahnya antara yang perlu dan tidak. Akhirnya, mahasiswa mampu memperkaya cakrawala wawasannya sendiri.
Atas dasar tersebut, STAI Madinatun Najah Rengat selaku Lembaga Pendidikan yang Merasa perlu Membentuk Sumber Daya Manusia yang berfikir positif, maju serta Ilmiah, melaksanakan seminar sehari tentang karya tulis ilmiah. 
Seminar Karya Tulis Ilmiah ini dilaksanakan Pada tanggal 24 Desember 2017 pada pukul 07:00 WIB hingga selesai, yang dilaksanakan di Gedung STAI Madinatun Najah Rengat. Seminar ini atas inisiatif dan Dukungan dari Dosen serta kerjasama dosen pengampu matakuliah Karya Tulis Ilmiah dan Metodologi penelitian dengan Mahasiswa semester 5.
Ketua STAI, LPM sebagai lembaga penjamin Mutu STAI beserta LPPM mengapresiasi terlaksananya Acara tersebut dan berharap agar seminar yang berhubungan dengan kemajuan suasana akdemik Kampus agar senan tiasa dilaksanakan.
Jumlah peserta kurang lebih 60 Mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa semester 1, 3, 5 dan 7. Peserta Seminar sama sekali tidak dipungut biaya dalam acara ini.
Adapun yang menjadi Pemateri Seminar diantaranya adalah Bpk. Zulqarnain, M.Pd.I. selaku ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Ibu Misrawati, M.Pd.I. dan Dessy Syofiyanti, S.Sos, S.Pd.I, M.Pd.
Harapannya Adalah agar mahasiswa STAI Madinatun Najah senantiasa mengembangkan potensi dan menata konstruk berfikir ilmiah yang logis, sistematis, Kritis, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sabtu, 06 Januari 2018

PPL Mahasiswa STAI Madinatun Najah Rengat tahun 2017

Penyelenggaraan PPL Mahasiswa STAI Madinatun Najah Rengat tahun 2017 yang di laksanakan di berbagai Lembaga Sekolah yang berada di Wilayah Kabupaten Indragiri Hulu. Diharapkan Mahasiswa mampu mengaplikasikan Teori, strategi hingga metode yang telah mereka dalami selama di Bangku Kuliah, untuk dapat terlaksana di dunia pendidikan tempat mereka mengabdikan diri.





Mini Riset Mahasiswa Semeseter V tahun 2017 bidang Pendidikan Luar Sekolah

Salah satu Kegiatan Mahasiswa STAI Madinatun Najah dalam memenuhi tugas Matakuliah Pendidikan Luar Sekolah adalah dengan melakukan Mini Riset yang berkenaan dengan Penyelenggaran Pendidikan Luar Sekolah yang berada di wilayah Rengat.
Dasar penyelenggaraan Pendidikan Luar sekolah adalah UUD No.2 Tahun 1989 yang kemudian tertuang dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 73 Tahun 1991. Pendidikan luar sekolah adalah pendidikan yang diselenggarakan di luar sekolah baik dilembagakan maupun tidak. Hal ini adalah sebuah upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa baik berbentuk lembaga ataupun non-lembaga. Salah satu bentuk Pendidikan Luar Sekolah yang terselenggara di lingkungan Masyarakat Rengat adalah Bimbingan Belajar maupun berbentuk Kursus, yang melatih keahlian Peserta agar siap dan mampu membekali diri dengan kemampuan khusus yang dibutuhkan dalam dunia kerja.
Penyelenggaraan Pendidikan Luar sekolah ini bertujuan untuk melayani warga belajar supaya dapat tumbuh dan berkembang sedini mungkin dan sepanjang hayatnya guna meningkatkan martabat dan mutu kehidupannya, Membina warga belajar agar memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap mental yang diperlukan untuk mengembangkan diri, bekerja mencari nafkah atau melanjutkan ke tingkat dan/atau jenjang pendidikan yang lebih tinggi; dan Memenuhi kebutuhan belajar masyarakat yang tidak dapat dipenuhi dalam jalur pendidikan sekolah.
STAI Madinatun Najah Rengat sebagai sekolah tinggi yang berupaya melahirkan Akademisi Bidang Pendidikan Agama Islam, berupaya untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan dan keterampilan serta wawasan seputar Pendidikan terutama wawasan Pendidikan Agama Islam agar mereka memahami sebuah penyelenggaraan pendidikan, baik secara hukum, sasaran, tujuan hingga proses penyelenggaraan pendidikan islam.



Jumat, 05 Januari 2018

KEWIRAUSAHAAN - Tugas Survei Lapangan (STAI Madinatun Najah Rengat)



Usaha untuk memperdalam kegiatan mahasiswa dan mendorong mahasiswa terlibat aktif dalam kegiatan berwirausaha, mata kuliah kewirausahaan yang diampu oleh Bpk. Ari Susanto, M.Pd.I. menugaskan mahasiswa untuk melakukan Survei lapangan ke 10 tempat dan Jenis Usaha.

Diharapkan mahasiswa dapat menambah wawasan dan pengetahuan dalam dunia kewirausahaan. Sehingga dapat mengubah dan mengarahkan paradigma mahasiswa bahwa dunia kerja tidak hanya sebatas menjadi pegawai saja, akan tetapi ada banyak profesi lain yakni berwirausaha, sebagai penyeimbang atau pendukung, dan menggali potensi lain dengan melihat fakta usaha yang ada di masyarakat.
Ada beberapa langkah untuk menggali informasi yang berkenaan dengan Unit Usaha yang ada di sekitar masyarkat diantaranya adalah menggali data berupa sejarah awal medirikan usaha, langkah-langkah menjalankannya, suka duka dalam menjalankan Usaha tersebut. Sehingga mahasiswa dapat menjadikannya sebagai pelajaran dan bekal yang sangat berharga saat mereka berwirausaha dalam dunia nyata.
STAI Madinatun Najah bertekat untuk mencetak lulusan Pendidikan Agama Islam yang berpikiran maju, diantara dari usaha tersebut dengan menanamkan Jiwa/semangat berwira usaha. Sehingga Guru Pendidikan Agama Islam lulusan STAI Madinatun Najah tidak menjadi Beban dimasyarakat, yang hanya mengharap Lapangan pekerjaan dari Pemerintah di daerah mereka.
Semangat ini dituangkan dalam satu mata kuliah pilihan yang wajib diikuti oleh mahasiswa baru STAI Madinatun Najah Rengat.


Dengan demikian, mahasiswa lulusan STAI Madinatun Najah mampu membekali diri untuk masa depan mereka setelah mereka lulus dari STA Madinatun Najah Rengat.

Karena dunia pendidikan bukan Ladang Untuk Mencari kehidupan, melainkan tempat/sarana untuk membentuk peserta didik untuk menjadi manusia seutuhnya. Pendidikan adalah Ibadah, pendidikan adalah Sodaqoh, pendidikan adalah usaha untuk manusia yang manusiawi,manusia yang sadar akan kemanusiaannya, manusia yang bermoral, manusia yang anti terhadap tindak korupsi, manusia yang anti terhadap komersialisasi pendidikan dan sebagainya.
 تعلّموا العلم فإنّ تعلّمه لله خشية وطله عبادة، ومذاكرته تسبيح والبحث عنه جهاد وتعليمه لمن لا يعلمه صدقة وبذله لأهله قربة لأنّه معالم الحلال والحرام ومنارسبل أهل الجنّة ...(رواه ابى عبد البر موقوفا) 
Pelajarilah ilmu karena mempelajari ilmu adalah sebagian dari taqwa kepada Allah, menuntutnya sebagian dari ibadah, mendiskusikannya sebagai tasbih, memperdalaminya sebagai berjihad, mengajarkannya kepada orang yang tidak mengetahuinya merupakan sedekah dan memberikannya kepada yang patut menerimanya merupakan pendekatan kepada Allah. Karena ilmu itu petunjuk bagi hal-hal yang halal maupun yang haram, ia pelita bagi perjalanan ahli syurga…" (Hadits Riwayat Abi ‘Abdil Bar)

Rabu, 01 November 2017

Partisipasi Mahasiswa STAI Madinatun Najah Rengat dalam Memperingati Hari Sumpah Pemuda

Dalam rangka memperingati Hari Sumpah pemuda yang ke-89, Dispora Kabupaten Indragiri Hulu menggelar acara Kirab Pemuda dan Festival kuliner Khas Kecamatan Rengat, yang dilaksanakan pada 31 Oktober 2017 kemarin. Lokasi pusat Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini bertempat di Wisata Danau Raja, Rengat.
Mahasiswa STAI Madinatun Najah Rengat ikut berpartisipasi dalam acara memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-89 tahun 2017 di kabupaten Inhu, yang dilaksanakan pasa Selasa, 31 Oktober 2017 yang bertempat di Wisata Danau Raja, Rengat. Hari Sumpah Pemuda ke -89 Disporabudsata menggelar acara kirab pemuda dan festival kuliner khas Inhu.
Acara kirab pemuda yang dilaksanakan oleh Disporabudsata ini sekaligus menyambut para peserta inti kirab pemuda dari 34 Provinsi di mana setiap Provinsi mengutus 2 pemuda dan di bagi dengan 2 zona, dengan titik singgah adalah provinsi Riau kabupten Indragiri Hulu kecamatan Rengat kota rengat.
Bupati Indragiri Hulu, Bpk. Yopi Arianto,SE yang diwakili Plt sekda Inhu, Hendrizal membuka secara resmi dan melepas peserta kirab pemuda serta festival kuliner Inhu. Tampak hadir Asisiten 1 pemkab Inhu Asrian, anggota DPRD Marlius, kepala Disporabudsata Irmansyah, dan sejumlah kepala dinas, camat se-Inhu, serta sejumlah OPD Inhu.
Tidak hanya itu, acara ini juga di ramaikan oleh pelajar tingkat SD,SMP,SMA dan Sekolah Tinggi yang berada di Inhu, acara ini pun lebih semarak dengan diwarnai pakaian adat tradisional yang dikenakan oleh para pelajar dan mahasiswa. Sebagai bentuk partisipasi, STAI Madinatun Najah Rengat, dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda ini, STAI Mengutus 2 Pasang Mahasiswanya. Pakaian adat tradisional pun dikenakan oleh mahasiswa STAI Madinatun Najah Rengat dengan adat Palembang (Sandra Robiati dan Agus Salim) dan adat jambi (Siti Khairun Nisa dan Jaka Suhendra).
Adapun tujuan acara ini yang disampaikan oleh PLT SEKDA INHU, adalah memebangun kebhinekaan, tidak adanya perbedaan, walaupun memang berbeda ras, agama, dan suku namun tujuannya adalah membangun pemuda pemudi yang berguna bagi bangsa dan agama. Acara ini pun dilanjutkan dengan penanda tanganan pelepasan kirab pemuda, pelepasan bibit ikan di Danau Raja dan penanaman pohon di sekitar Danau Raja.
(Selasa, 31 Oktober 2017)
Oleh: Sandra Robiati

Kamis, 19 Oktober 2017

Mahasiswa STAI Madinatun Najah Rengat Persiapkan diri untuk ikuti Pekan Ilmiah Olahraga dan Seni VI Tahun 2017 di Batam

Persiapan menghadapi Pekan Ilmiah Olahraga dan Seni yang akan dilaksanakan di Batam, tanggal 22-28 Oktober 2017, Mahasiswa STAI Madinatun Najah melakukan serangkaian latihan, dan persiapan Mental. Antara beberapa cabang yang turut di ikuti oleh Mahasiswa STAI Madinatun Najah Rengat adalah bidang Karya Ilmiah.
Muhammad Ilham Syah, mahasiswa semester 3 dengan Judul "Penguatan Lembaga Pendidikan Tinggi Agama Islam (Membangun sinergi antar stake holder untuk peningkatan daya saing Lulusan di Era MEA)", dan Nazariyah, Mahasiswi semester 7, dengan judul "Perkuat Daya Saing Lulusan Perguruan Tinggi AgamaIslam di Era MEA".
Cabang lain yang diikuti diantaranya, Kaligrafi, dan Debat Ilmiah yang masing-masing diikuti oleh Al-Khiaroh, Gustinanda, dan Yudistira.
Kami berharap, ajang Pekan Ilmiah Olahraga dan Seni (PIOS) VI, yang diselenggarakan oleh Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (PTAIS) wilayah 12 Riau Kepri ini akan memupuk semangat Mahasiswa, Khususnya mahasiswa STAI Madinatun Najah untuk terus menggali potensi dan mengasahnya demi kemajuan Kabupaten Indragiri Hulu.

Selasa, 17 Oktober 2017

Organisasi Kemahasiswaan sebagai wadah untuk mencetak Mahasiswa Progresif dan Berintegritas

Secara umum, organisasi mahasiswa terbagi menjadi dua bahagian, yakni organisasi eksternal dan organisasi internal kampus. Salah satu bentuk organisasi internal kampus adalah organisasi Unit Kegiatan Mahasiswa (disingkat UKM). Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)adalah wadah aktivitas kemahasiswaan luar kelas untuk mengembangkan minat, bakat dan keahlian tertentu sampai pada tataran pembinaan prestasi.  UKM merupakan organisasi kemahasiswaan ditingkat Sekolah Tinggi Madinatun Najah berfungsi untuk menampung berbagai minat dan bakat dari para mahasiswa. Unit Kegaiatan Mahasiswaadalah organisasi intra kampus yang tentunya dalam setiap kegiatan organisasi yang dilakukan mahasiswa dapat dimonitor oleh kampus itu sendiri sehingga seluruh kegiatannnya akan aman dan terkendali.Sejauh penelusuran penulis dan hasil diskusi dengan beberapa dosen dilingkungan kampus STAI Madinatun Najah serta aspirasi dari beberapa mahasiswa, sangat penting kiranya STAI Madinatun Najah untuk mendirikan UKM sebagai wadah atau tempat mahasiswa menyalurkan minat, bakat, dan keahlian yang dimilikinya. Selain UKM Resimen Mahasiswa yang sudah ada di STAI Madinatun Najah Rengat,  UKM lain yang tidak kalah pentingnya dan kemudian menjadi rekomendasi adalah UKM Jurnalistik dan UKM Koperasi Mahasiswa (KOPMA).

UKM Jurnalistik di kampus bisa menjadi sarana penyakutan minat dan bakat mahasiswa dibidang jurnalistik dan tulis menulis dimana mahasiswa diharapkan mampu memunculkan ide-ide brilian mereka yang tidak tersalurkan dalam kegiatan perkuliahan dikelas. Selain itu, UKM Jurnalistik bisa memperkuat eksistensi mahasiswa  sebagai agen perubahan (Agen of change) dan kontrol sosial (social of control)dimana mahasiswa dituntut untuk memberikan kritik, argumentasi dan solusi terhadap persoalan-persoalan dalam internal maupun eksternal kampus, baik itu dibidang  agama, politik, ekonomi, pendidikan dan persoalan-persoalan dibidang lainnya. Sedangkan UKM Koperasi Mahasiswa (KOPMA) sebagai sarana pengembangan diri mahasiswa untuk menajalankan kegiatan kewirausahaan. Kegiatan-kegiatan di UKM KOPMA adalah bentuk upaya untuk mewujudkan salah satu tujuan STAI Madinatun Najah untuk mencetak guru yang berjiwa interpreneur.
Unit Kegiatan Mahasiswa dilingkungan kampus STAI Madinatun  Najah sebagai wadah  bagi mahasiswa STAI-MN untuk berproses dan mengembangkan potensi-potensi yang ada pada diri mereka untuk meraih masa depan yang cemerlang. Tanpa oraganisasi, mahasiswa tidak bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang otomatis menghambat potensi-potensi yang mereka miliki. Adapun pengetahuan yang didapatkan dalam kegiatan proses pembelajaran dikelas hanya sekitar 20% saja dan 80% lainnya bisa didapatkan diluar dikelas yang salah satunya bisa didpatkan pada organisasi kemahasiswaan.  Olehnya itu, semua pihak terkait dalam lingkungan STAI-MN sangat diharapkan kerjasamanya untuk mewujudkan pendirian Unit Kegiatan Mahasiswa tersebut sebagai salah satu bentuk organisasi internal kampus yang akan mewadahi setiap kegiatan-kegiatan kemahasiswaan selain Organisasi Dewan Mahasiswa (DEMA) yang sudah terbentuk sebelumnya. Dengan adanya UKM tersebut, diharapkan dapat mencetak mahasiswa-mahasiswa yang progresif dan Berintegritas.

Mahasiswa Semester 1, melakukan Riset dalam rangka Memenuhi Tugas Matakuliah Kewirausahaan


Usaha untuk memperdalam kegiatan mahasiswa dan mendorong mahasiswa terlibat aktif dalam kegiatan berwirausaha, mata kuliah kewirausahaan yang diampu oleh Bpk. Ari Susanto, M.Pd.I. menugaskan mahasiswa untuk melakukan Survei lapangan ke 10 tempat dan Jenis Usaha.
Diharapkan mahasiswa dapat menambah wawasan dan pengetahuan dalam dunia kewirausahaan. Sehingga dapat mengubah dan mengarahkan paradigma mahasiswa bahwa dunia kerja tidak hanya sebatas menjadi pegawai saja, akan tetapi ada banyak profesi lain yakni berwirausaha, sebagai penyeimbang atau pendukung, dan menggali potensi lain dengan melihat fakta usaha yang ada di masyarakat.
Ada beberapa langkah untuk menggali informasi yang berkenaan dengan Unit Usaha yang ada di sekitar masyarkat diantaranya adalah menggali data berupa sejarah awal medirikan usaha, langkah-langkah menjalankannya, suka duka dalam menjalankan Usaha tersebut. Sehingga mahasiswa dapat menjadikannya sebagai pelajaran dan bekal yang sangat berharga saat mereka berwirausaha dalam dunia nyata.
STAI Madinatun Najah bertekat untuk mencetak lulusan Pendidikan Agama Islam yang berpikiran maju, diantara dari usaha tersebut dengan menanamkan Jiwa/semangat berwira usaha. Sehingga Guru Pendidikan Agama Islam lulusan STAI Madinatun Najah tidak menjadi Beban dimasyarakat, yang hanya mengharap Lapangan pekerjaan dari Pemerintah di daerah mereka. Semangat ini dituangkan dalam satu mata kuliah pilihan yang wajib diikuti oleh mahasiswa baru STAI Madinatun Najah Rengat.

Dengan demikian, mahasiswa lulusan STAI Madinatun Najah mampu membekali diri untuk masa depan mereka setelah mereka lulus dari STA Madinatun Najah Rengat. Karena dunia pendidikan bukan Ladang Untuk Mencari kehidupan, melainkan tempat/sarana untuk membentuk peserta didik untuk menjadi manusia seutuhnya. Pendidikan adalah Ibadah, pendidikan adalah Sodaqoh, pendidikan adalah usaha untuk manusia yang manusiawi,manusia yang sadar akan kemanusiaannya, manusia yang bermoral, manusia yang anti terhadap tindak korupsi, manusia yang anti terhadap komersialisasi pendidikan dan sebagainya.
 تعلّموا العلم فإنّ تعلّمه لله خشية وطله عبادة، ومذاكرته تسبيح والبحث عنه جهاد وتعليمه لمن لا يعلمه صدقة وبذله لأهله قربة لأنّه معالم الحلال والحرام ومنارسبل أهل الجنّة ...(رواه ابى عبد البر موقوفا) 
Pelajarilah ilmu karena mempelajari ilmu adalah sebagian dari taqwa kepada Allah, menuntutnya sebagian dari ibadah, mendiskusikannya sebagai tasbih, memperdalaminya sebagai berjihad, mengajarkannya kepada orang yang tidak mengetahuinya merupakan sedekah dan memberikannya kepada yang patut menerimanya merupakan pendekatan kepada Allah. Karena ilmu itu petunjuk bagi hal-hal yang halal maupun yang haram, ia pelita bagi perjalanan ahli syurga…" (Hadits Riwayat Abi ‘Abdil Bar)








 

Mahasiswa lakukan Mini Riset, telaah kurikulum PAI SD,SMP,SMA/SMK

Dalam rangka mensinergikan teori dan praktik terkait materi kurikulum PAI SD,SMP,SMA/SMK, maka dosen mata kuliah yang bersangkutan (Telaah Kurikulum PAI SD,SMP,SMA/SMK) memberikan tugas lapangan berupa Mini Riset. Salah satu tujuannya adalah untuk mengetahui lebih lanjut implementasi kurikulum PAI di Sekolah-sekolah, baik di tingkat SD, SMP maupun SMA/SMK, karena selama ini mahasiswa hanya disibukkan dengan diskusi yang dilakukan di dalam kelas yang hanya memperdebatkan hal-hal yang bersifat teoritis. Begitupun dengan beberapa matakuliah lainnya, seperti halnya, Mata kuliah Materi PAI SD, SMP, maupun SMA/SMK.
Dosen matakuliah Telaah Kurikulum PAI, SD,SMP,SMA/SMK dalam hal ini di ampu oleh Susiana,M.Pd.I. mengarahkan mahasiswa untuk terjun langsung ke lapangan, Dalam hal ini adalah Sekolah, yang mana Instansi Sekolah bersentuhan secara langsung dengan kegiatan pendidikan. Menurut Prof. Dr. Ahmad Tafsir dalam bukunya Filsafat Pendidikan Islami mengatakan, setidaknya dalam 3 SKS di setiap matakuliah, 1 SKS diantaranya berupaa kegiatan praktik lapangan. Sehingga, Mahasiswa tidak hanya berteori, dan larut dalam diskusi tetapi juga melihat Realita dilapangan serta mampu menganalisanya secara objektif dan mendalam.
Mahasiswa STAI Madinatun Najah Rengat Semester 5, melakukan pengumpulan data menggunakan Observasi, Wawancara serta Analisa terhadap Dokumentasi yang ada, seperti Silabus dan RPP sebagai salah satu perangkat pembelajaran. Diantara lokasi yang menjadi tempat penelitian adalah Sekolah Madrasah Aliyah Negeri 1 Indragiri Hulu yang berlokasi di Kelurahan Pematang Reba yang dilakukan terhitung dari hari Kamis 5 Oktober sampai 11 Oktober 2017.
Selain sebagai tujuan Tri Dharma Perguruan tinggi, usaha ini dilakukan untuk mempererat hubungan antara STAI Madinatun Najah Rengat dengan Sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Indragiri Hulu, RIAU.

Mahasiswa STAI Madinatun Najah Rengat berpartisipasi dalam acara Pengarahan Komandan Korem 031/Wira Bima

Mahasiswa STAI MN berpartisipasi dalam acara Pengarahan Komandan Korem 031/Wira Bima, yang dilaksanakan pada Jum'at 13 oktober 2017. Acara tersebut bertempat di gedung Dang Purnama, Jl. Bupati Tulus, Kota Rengat. Dalam acara tersebut di hadiri setidaknya lebih kurang 400 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh ulama, ormas dan mahasiswa. Dalam acara kunjungan tersebut, selain melaksanakan pengarahan, KOREM 031/WIRA BIMA juga akan menjadi Khatib Shalat jum'at di masjid, wilayah kabupaten kota Rengat.
Dalam acara tersebut di awali oleh sambutan dari asisiten II SETDAKAB Inhu, Bapak Suratman. Dalam sambutan nya beliau menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi acara wawasan kebangsaan ini.  Karna menumbuhkan cinta tanah air sehingga masyarakat khusus nya di Inhu tidak mudah terpecah belah, oleh berbagai Isu yang berkembang dan memanas belakangan ini yang tak terlepas dari kepentingan segelintir oknum politisi.
Dalam acara tersebut juga di hadiri oleh wakil bupati Bpk.Khairizal. 
Lalu sambutan dan penyampaian materi oleh Danrem 031/WB BRIGJEN TNI Edy Afrizal Natar Nasution S.IP dalam materi nya beliau menyebutkan bahwa "narkoba yg semakin marak di indonesia, dalam pemberantasan narkoba ini tidak hanya tugas dari TNI/Polri tetapi juga peran masyarakat dalam membantu pemberantasan barkoba". Lalu disebutkan juga oleh beliau bahwa "masalah pembakaran hutan yg mengganggu masyarakat dan merusak ekosistem alam Indragiri Hulu, tidak hanya di Inhu, tidak hanya di dalam negara , tetapi negara tetangga pun merasakan akibat dari pembakaran hutan, tapi dengan adanya kerja sama antara aparat masalah ini sedikit demi sedikit dapat diatasi. 
Beliau juga mengatakan masalah akhlak peserta didik dengan gurunya yang saat ini memprihatinkan, peserta didik tak lagi hormat kepada guru, tidak lagi menghargai jasa seorang guru , untuk itu pesan dari beliau untk selalu mengahargai jasa seorang guru.
Setidaknya ada beberapa point yang menjadi tugas kita sebagai masyarakat diantaranya adalah menjaga kelestarian hutan, dengan tidak merusaknya, menjadi pelopor terdepan dalam memerangi narkoba, memperkuat rasa kebangsaan sehingga tidak mudah terpengaruh oleh sedikit kelompok yang ingin memecah belah bangsa, menjaga dan mengawal akhlak masyarakat baik dalam lingkup keluarga maupun masyarakat sehingga Indragiri Hulu menjadi pusatnya masyarakat yang berakhlak dan berbudi pekerti luhur, menjalankan Pancasila sesuai dengan cita-cita Bangsa Indonesia.

Ditulis Oleh: Sandra Robiati, Mahasiswi STAI Madinatun Najah Rengat, Semester III.