Program Studi PIAUD

“Menjadi Penyelenggara Pendidikan Guru Anak Usia Dini Profesional, Berwawasan dan berkarakter Islami serta berjiwa Entrepreneur”

Program Studi PAI

Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2022-2023 Program Studi PAI

Informasi Pendaftaran

Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2022-2023, Contact Person: 081271188121 atau 081363880146

Prosesi Wisuda Tahun Akademik 2016-2017

Pemberian Penghargaan dari Bupati Indragiri Hulu Pada Prosesi Wisuda Tahun Akademik 2016-2017

Orientasi Pengenalan Akademik Kampus

Pengenalan Lingkungan Kampus

Rabu, 23 November 2016

DEMA STAI Madinatun Najah Rengat Laksanakan BAKSOS

Nazariyah Kepala Bagian Sosial Politik
Dewan Mahasiswa (DEMA) STAI Madinatun Najah Rengat laksanakan Bakti Sosial (BAKSOS) sebagai wujud kepedulian Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Madinatun Najah Rengat terhadap korban bencana yang melanda tujuh rumah di daerah Pasiran Kota Rengat. Tepat pada 17 September 2016 lalu setidaknya Tujuh Rumah ludes terbakar, sehingga penghuni rumah terpaksa dievakuasi di rumah warga sekitar Pasiran. Kegiatan Baksos ini dilaksanakan pada 06 November 2016.
Kebakaran Rumah ini terjadi di Pasiran Jl. Hang Lekir Gg.Sempurna dan Gg. Kuantan Barat, Kelurahan Kampung Besar Kota (KAMBESKO) Kec. Rengat, Kab. INHU. Pak Mustarik sebagai RT setempat mengucapkan banyak termakasih terhadap DEMA STAI Madinatun Najah Rengat yang berusaha membantu sedikit keperluan mereka.
Roy Faisal (Ketua DEMA)
Walau tidak banyak kami berusaha mengaktualisasikan bentuk kepedulian kami terhadap mereka yang tertimpa musibah ungkap Kepala Bagian Sosial dan Politik Dewan Mahasiswa STAI MN Saudari Nazariyah.
Setidaknya dengan kegiatan baksos ini Mahasiswa STAI Madinatun Najah belajar untuk saling berbagi terhadap sesama, sehingga mampu memupuk nilai-nilai kemanusiaan pada diri mereka. Selain mereka juga belajar berorganisasi yang bersih dan rapi terstruktur dan bertanggung jawab. Alhmdulillah, kegiatan Baksos yang tidak begitu banyak jika diukur dari materi ini, berjalan dengan lancar dari awal hingga akhir acara. Kewajiban setelah ini bagi pelaksana harus melaporkan kegiatan tersebut berupa Laporan Pertanggunjawaban yang harus diketahui oleh Ketua Dewan Mahasiswa STAI Madinatun Najah Rengat sebagai upaya mewujudkan Organisasi yang kompeten dan memiliki semangat berorganisasi yang positif.

Persiapan Sebelum Ke Lokasi
Temu Ramah Dengan Ketua RT

Jumat, 18 November 2016

PPL Mahasiswa STAI MN di MA dan MTs Madinatun Najah Rengat tahun 2016


Salah satu Sekolah yang menjadi lokasi (Praktik Pengalaman Lapangan) PPL mahasiswa STAI Madinatun Najah Rengat adalah Madrasah Aliyah dan MTs Madinatun Najah rengat yang setidaknya setiap tahun menerima Mahasiswa STAI untuk menjadi lokasi PPL disini.
PPL bagi mahasiswa semester VII adalah sarana untuk mengaktualisasikan kemampuan mereka untuk tidak hanya menyalurkan informasi tetapi juga mentransformasi nilai-nilai kemanusiaan, keagamaan, dan nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh negara ini.
Praktik Penyembelihan Hewan Qurban
Setidaknya ada sekitar 15 orang mahasiswa yang melaksanakan PPL di MA dan MTs Madinatun Najah. Diharapkan mahasiswa mampu menganalisa dan menemukan beberapa solusi terhadap kendala yang mereka temui di lapangan yang tidak pernah mereka temui sebelumnya di bangku kuliah. Disamping PPL adalah materi wajib yang harus ditempuh, PPL yang dilaksanakan mahasiswa juga sebagai ajang latihan untuk mereka sebelum benar-benar terjun ke dunia pendidikan secara utuh dan nyata.
PPL yang dilaksanakan kurang lebih satu bulan sepuluh hari diharapkan memberikan pengalaman bagi mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) untk bekal mereka menjadi pendidik yang profesional dan menjunjung tinggi karakter islami baik dalam berperilaku, berucap maupun beribadah.



Seremonial Penyerahan Mahasiswa PPL di MA dan MTs Hidayatullah Kuala Cenaku


Pelaksanaan PPL Mahasiswa STAI Madinatun Najah Rengat kali ini dilaksanakan di empat Sekolah, diantaranya MA Madinatun Najah Rengat, MTs Madinatun Najah Rengat, MA Hidayatullah dan MTs Hidayatullah Kuala Cenaku Indragiri Hulu. 
Penyerahan Mahasiswa PPL STAI Madinatun Najah Rengat tahun 2016 ini yang sebagian ditempatkan di MA Hidayatullah dan MTs Hidayatullah Kuala cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu Riau dilaksanakan di ruang yang sangat sederhana, tidak menyurutkan semangat para guru untuk mentambut kedatangan peserta PPL.
Bapak Rujito,SS, sebagai kepala Madrasah Tsanawiyah Hidayatullah Kuala cenaku berharap agar para Mahasiswa STAI Madinatun Najah, sebagai calon pendidik selalu belajar untuk menyesuaikan pengetahuan dan akhlak sebagaimana pesatnya perkembangan informasi dan teknologi yang seakan mengalir tak terbendung.
Penyambutan Madrasah Aliyah yang disampaikan oleh Drs.Darmawi sebagai kepala Madrasah Aliyah, merasa sangat senang jika para mahasiswa mampu menerapkan berbagai macam teori yang mereka pelajari selama menjadi mahasiswa, hanya saja terkadang teori tidak selamanya cocok dengan keadaan yang dialami sesungguhnya. Harapannya tidak jauh beda, bahwa sekali lagi kita sebagai pendidik memang harus sangat jeli dengan berbagai macam permasalahan yang dihadapi dilapangan, dengan keterbatasan sarana dan prasarana, untuk bagaimana mengoptimalkan segalanya.
Selain itu, keterbatasan sarana yang dimiliki setidaknya menuntut calon pendidik untuk terus berkarya, kreatif dalam menjalankan tugas mulianya sebagai fasilitator menjadikan anak didik sebagai manusia yang seutuhnya.
Penyerahan Anggota PPL dari pihak Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Madinatun Najah Rengat diwakili oleh, Sekretaris Prodi, Ari Susanto, M.Pd.I, Sekretaris LPPM Zulqarnain, M.Pd.I dan Ketua Lembaga Penjamin Mutu As'aduttabi'in, M.Pd.I
dalam sambutannya, As'aduttabi'in, M.Pd.I berharap penandatanganan MOU antara pihak STAI Madinatun Najah Rengat dan MA dan MTs Hidayatullah Kuala Cenaku tidak hanya berhenti disini, kita sebagai lembaga pendidikan di daerah yang jauh dari pusat kota agar selalu bekerja sama dalam hal memperbaiki kualitas pendidikan di Kabupaten INHU. Semoga semangat ini tidak terbendung oleh kebijakan para petinggi yang mendiskreditkan kualitas pendidikan di lingkungan yang jauh dari kota ini.

Minggu, 06 November 2016

Wisuda angkatan XIII STAI Madinatun Najah Rengat

Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madinatun Najah Rengat mewisuda 111 orang mahasiswa yang di laksanakan pada Sidang Senat Terbuka Angkatan XIII Strata Satu (S1) Program Pendidikan Pendidikan Agama Islam (PAI) di Gedung Dewan Kesenian Indragiri Rengat pada Hari Selasa 22 Desember 2015
Acara wisuda tersebut dihadiri oleh PLT Sekda INHU Isdjarwadi, SE, MT, Kasdim 0302 INHU Mayor Kav Sukri Hendri, Skom, Kepala Dinas Peternakan Drs. H. Muhammad Sadar, Camat Rengat Dudy Sunandar, S.Sos, Wakil Koordinator Kopertais wilayah XII Dr. H. M. Syaifudin, M.Ag.  
Pada pelaksanaan wisuda tersebut, terdapat Sembilan orang mahasiswa lulusan terbaik. Kepada Sembilan orang lulusan terbaik itu diberikan piagam penghargaan. Sementara saat acara puncak pada acara wisuda tersebut diakhiri dengan sambutan perwakilan dari mahasiswa yang berprestasi, yang diwakili oleh Suhendang Pramono dengan IPK 3,77. 
Ketua STAI Madinatun Najah Rengat, M. Sahan, MA dalam kesempatan itu mengatakan hingga tahun 2015 ini STAI Madinatun Najah Rengat telah berhasil meluluskan sebanyak 2851 mahasiswa. Bahkan sebagian besar Alumni banyak yang telah mengembangkan serta mengaplikasikan keahlian mereka baik di dunia pemerintahan maupun dalam dunia pendidikan. 
Beliau berharap, agar 111 wisudawan/wisudawati dapat terus berkontribusi dalam kemajuan pembangunan di daerah. 
Sedangkan ketua Yayasan Pendidikan Agama Islam Rengat (YPAIR) yang menaungi 3 jenjang pendidikan H.Hazairin, MA menyatakan perubahan konsep pendidikan karakter dirasa sangat perlu untuk diaplikasikan. Apalagi di tengah kemajuan perkembangan zaman yang semakin kompleks ini. Menurutnya kekuatan mental yang positif sangat berpengaruh untuk mendukung penguasaan ilmu pendidikan yang dimilikinya. 
Dalam kesempatan itu Wakil Kopertais Wilayah XII Riau/Kepri Dr. H. M. Syaifudin, M.Ag juga berpesan untuk tidak berpuas diri dengan Gelar S1 yang disandang oleh para wisudawan, Karena melanjutkan kejenjang yang berikutnya/ kejenjang yang lebih tinggi nantinya akan mempengaruhi kemudahan dalam mendapatkan peluang pekerjaan khususnya di bidang pendidikan. Sebab berdasarkan Undang-Undang, saat ini pemerintah telah menetapkan syarat untuk menjadi seorang dosen minimal harus Strata 2 (S2).